
Sebanyak 202 artikel telah masuk sebagai naskah kiriman untuk terbitan Jurnal SMART Volume 11 Nomor 2 Tahun 2025. Seluruh naskah tersebut kini sedang melalui tahap seleksi awal untuk menentukan kelayakan publikasi.
Hal itu disampaikan Pimpinan Redaksi Jurnal SMART Balai Litbang Agama Semarang, Muhammad Khusnul Muna, dalam kegiatan penyusunan naskah Jurnal SMART, Kamis (4/9/2025).
“Kami tidak ingin proses ini dikerjakan terburu-buru. Untuk tahap seleksi awal, masing-masing editor akan menyeleksi 10 naskah,” katanya.
Menurutnya, seleksi awal bertujuan untuk menilai kesesuaian naskah dengan template penulisan serta standar substansi.
"Naskah-naskah yang dianggap layak akan dilanjutkan ke tahap distribusi ke editor, sebelum akhirnya dikirimkan kepada mitra bestari,” jelasnya.
Selain itu, proses pemeriksaan kesamaan teks menggunakan Turnitin check juga sedang dilakukan. Naskah yang lolos seleksi awal akan dibagikan kepada para editor untuk direviu lebih lanjut.
“Setelah tahap itu, proses peer review oleh mitra bestari diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan,” tambahnya.
Sementata itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BLA Semarang mengatkan terkait pengelolaan jurnal dan publikasi ilmiah sebaiknya segera dilakukan. Hal ini mengingat adanya perubahan model dalam penggaran.
“Untuk tahun depan, anggaran pusat dioperasionalkan dengan lebih terukur. Jika ada perubahan pada kegiatan operasional, maka penyesuaiannya akan langsung disesuaikan dengan kondisi yang ada. Kami berharap semua pihak bisa mengoptimalkan anggaran yang tersedia,” tambahnya.
Nanang menekankan bahwa perubahan model anggaran ini sekaligus menjadi kesempatan bagi BLA Semarang untuk beradaptasi, sehingga setiap kegiatan dapat berjalan efektif tanpa mengurangi produktivitas.