
Kepala Balai Litbang Agama (BLA) Semarang, Moch. Muhaemin, menyampaikan sejumlah informasi penting terkait penganggaran dan pengembangan jurnal yang dikelola BLA Semarang. Menurutnya, posisi lembaga saat ini menuntut adanya diskusi lebih lanjut mengenai arah dan nasib jurnal ke depan, termasuk permohonan arahan dari Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kemenag RI.
“PR kita saat ini adalah bagaimana cara mencari sumber pendanaan agar jurnal ini tetap eksis. Salah satu opsi adalah menjalin kerja sama dengan pihak lain atau memanfaatkan layanan provider pihak ketiga,” tuturnya,
Di akhir sambutannya, Muhaemin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pengelola Jurnal Analisa. Ia menegaskan, di tengah situasi yang belum menentu, tim tetap konsisten dan profesional dalam menjalankan tugas. “Hal ini menjadi bentuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kita,” ujarnya.
Sementara itu, Redaktur Pelaksana Jurnal Analisa, Muhammad Aji Nugroho, melaporkan perkembangan penerimaan naskah untuk Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025. Hingga saat ini, terdapat 143 artikel masuk. Setelah melalui seleksi awal, tersaring 78 artikel yang akan kembali diseleksi untuk menentukan kelayakan publikasi.
Aji menambahkan, ada hal istimewa dalam proses penerimaan artikel kali ini. “Kami menerima naskah dari berbagai negara, seperti Jepang, Pakistan, Afrika, dan Filipina. Ini menjadi capaian positif bagi pengembangan Jurnal Analisa,” ujarnya.
Kegiatan Penyusunan Naskah Jurnal Analisa Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025 dihadiri oleh peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tim pengelola jurnal, serta staf BLA Semarang.